Beasiswa Berprestasi

Tujuan

Beasiswa Prestasi Unggulan adalah suatu program bantuan biaya pendidikan yang diberikan oleh Sekolah Tinggi Farmasi Muhammadiyah  kepada mahasiswa baru atau mahasiswa on-going yang mempunyai prestasi di bidang akademik atau non akademik tingkat kabupaten, provinsi, nasional atau internasional. Beasiswa ini bertujuan untuk melahirkan mahasiswa-mahasiswa berprestasi dan mampu meningkatkan prestasinya selama menjadi mahasiswa STFM Tangerang.

 

Alokasi

Kuota penerima Beasiswa Prestasi Unggulan adalah 5 mahasiswa S-1 atau D-3

Beasiswa ini berlaku selama 1 tahun dan akan dan akan berlanjut apabila mahasiswa mampu mempertahankan/meningkatkan prestasinya selama menjadi mahasiswa STFM Tangerang.

Besarnya dana dialokasikan berupa ;

  • Keringanan Biaya Kuliah Mahasiswa Baru berprestasi juara  1- 3  tingkat  Kabupaten meliputi  biaya pendaftaran  gratis dan potongan BPP sebesar  15%.
  • Keringanan Biaya Kuliah Mahasiswa Baru berprestasi juara 1- 3  tingkat Propinsi   meliputi   biaya pendaftaran gratis dan  potongan BPP sebesar  30%.
  • Keringanan Biaya Kuliah Mahasiswa Baru berprestasi juara 1- 3  tingkat Nasional   meliputi   biaya pendataran  gratis dan  potongan BPP sebesar  100%.
  • Keringanan Biaya untuk Mahasiswa on-going yang berprestasi juara 1- 3 di tingkat Propinsi mendapat Keringanan biaya BOP persemeter sebesar 30% selama ybs  menempuh kuliah.
  • Keringanan Biaya untuk Mahasiswa on-going yang berprestasi Juara 1- 3 tingkat Nasional / Internasional mendapat  Keringanan biaya BOP persemeter sebesar 100% selama ybs  menempuh kuliah .

Ketentuan Umum

Mahasiswa baru atau mahasiswa on-going D-3 semester II – V atau S-1 semster II – VII Sekolah Tinggi Farmasi Muhammadiyah Tangerang.

Mahasiswa telah menjuarai lomba atau kontes di bidang akademik atau non akademik antara lain :

  • Olimpiade (Sosial/Sains)
  • Penelitian dan Karya Tulis Ilmiah
  • Pidato dan Debat
  • Olah Raga
  • Seni Budaya
  • Delegasi perwakilan Indonesia dalam event Internasional

Memiliki prestasi juara 1 s.d 3 tingkat Kabupaten, Propinsi, Nasional atau Internasional yang dibuktikan dengan sertifikat atau medali.

Mahasiswa yang menerima Beasiswa Prestasi Unggulan harus dapat membuktikan prestasi juara 1 s.d  3 dalam bentuk piagam atau mendali.

Sedang tidak menerima beasiswa dari Lembaga/instansi lain;

Ketentuan Khusus

  1. Pas foto berwarna terbaru ukuran 3×4 sebanyak dua lembar;
  2. Photo copy Kartu Tanda  Mahasiswa
  3. Photo copy sertifikat bukti prestasi akademik atau nonakademik ditingkat Kabupaten, Propinsi, Nasional atau Internasional ;
  4. Surat pernyataan tidak menerima beasiswa dari Lembaga lain.
  5. Photo copy Kartu Rencana Studi (KRS) Semester Genap dan Photo copy Kartu Hasil  Studi (KHS)/ transkip nilai sampai Semester Gasal bagi mahasiswa on-going
  6. Photo copy rapor SMU/SMK/MA kelas XI s.d XII  dengan bobot nilai  IPA rata-rata  sebesar 7.00 bagi mahasiswa baru
  7. Fotokopi Ijazah atau SKHUN SMA yang dilegalisir bagi mahasiswa baru.

Prosedur Pendaftaran

  1. Mengisi formulir pendaftaran Beasiswa (format terlampir).
  2. Mengumpulkan berkas persyaratan lainya kepada Kepala Bagian Kemahasiswaan Sekolah Tinggi Farmasi Muhammadiyah.
  3. Bagian Kemahasiswaan memverifikasi kelengkapan pendaftaran. Jika tidak layak / lengkap dikembalikan ke mahasiswa.
  4. Kemahasiswaan membuat rekapitulasi seluruh pendaftaran yang lulus seleksi administrasi dan mendisposisikannya ke Wakil Ketua III.
  5. Wakil Ketua III memverifikasi kembali kelengkapan pendaftaran dan melakukan rapat dengan bagian Kemahasiswaan, Akademik dan Ketua Sekolah Tinggi Farmasi untuk menyeleksi berkas mahasiswa yang lulus seleksi administrasi. Hasilnya diserahkan ke Ketua Sekolah Tinggi Farmasi Muhammadiyah Tangerang untuk disetujui atau tidak disetujui. Dan disposisikan ke Bagian Kemahasiswaan.
  6. Bagian Kemahasiswaan mengumumkan daftar nama mahasiswa yang lulus seleksi

Pemberhentian Beasiswa

Pemberian Beasiswa PPA dihentikan apabila mahasiswa:

  1. Telah lulus;
  2. Mengundurkan diri/cuti;
  3. Menerima sanksi akademik dari Perguruan Tinggi;
  4. Tidak lagi memenuhi syarat yang ditentukan.
  5. Memberikan data yang tidak benar;
  6. Meninggal dunia.